6.22.2009

Irama Tuhan

Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau." Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Matius 16:22-23

Kebenaran di atas menjelaskan dengan gamblang bahwa Yesus menghardik dan menengking Petrus, padahal di dalam Matius 16:17-19 Yesus memuji dia dan memberikan nubuatan yang begitu luar biasa baginya. Sepertinya aneh sekali yang dilakukan Yesus. Benarkah ada yang aneh? Tentu tidak. Yang sebenarnya terjadi adalah irama yang Dia mainkan sudah mengalami perubahan dan Petrus tidak menyadarinya. Bukankah kita seringkali melakukan seperti yang dilakukan oleh Petrus? Tidak dong dan tidak bisa mengikuti pergerakan atau irama yang Tuhan sedang mainkan di tengah-tengah jemaatNya.


Penyebab tidak bisa mengikuti pergerakan yang sedang Dia kerjakan adalah karena kita tidak memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.
Tahukah setiap kita memiliki pola pikiran, paradigma, falsafah dan pengalaman-pengalaman masa lalu. Kalau setiap kita rindu untuk mengikuti pergerakan yang Tuhan sedang kerjakan, ubahlah pikiran kita! Ijinkan Tuhan menembus setiap pemikiran dan paradigma yang tidak sesuai denganNya. Ijinkan firmanNya menghancurkan setiap pikiran yang menentang pengenalan akan Allah dan akan jalan-jalanNya. Tujuan pembaharuan pikiran agar supaya pikiran Kristus ada di dalam diri kita sehingga kita bisa berpikir seperti Tuhan berpikir!

Repotnya kalau setiap kita tidak mengijinkan Tuhan mengintervensi semuanya maka bisa dipastikan setiap kita tidak akan pernah mengerti isi hati Tuhan, jalan-jalan Tuhan maupun pergerakan yang Tuhan sedang kerjakan di tengah-tengah jemaatNya.

Terbuka Menerima, Ikuti dengan Seksama dan Sepakat Lakukan.

Untuk mengikuti pergerakan yang Tuhan sedang kerjakan, caranya sederhana yaitu: apapun yang disampaikan oleh Rasul-rasulNya, Nabi-nabiNya dan Para penatua terbukalah untuk menerima, ikuti semuanya dengan seksama dan sepakat untuk melakukannya. Kalau hari-hari ini sedang ada freedom life, doa puasa bersama, doa malam jemaat, perjalanan kemenangan, dan anak panah kemenangan, lakukanlah semuanya itu dengan hati. Yakinlah, kalau kita mengerjakannya maka ada upah yang menanti kita. Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar