Yakub berbeda dengan Esau! Mereka berdua berbeda sekali dalam hal-hal rohani. Padahal keduanya dilahirkan oleh ayah yang begitu luar biasa – Ishak. Dan yang ajaib adalah mereka berdua masih bisa menikmati waktu bersama dengan Abraham selama kurang lebih 15 tahun. Tahukah bahwa mereka berdua mendapatkan impartasi dari bapa orang beriman! Tetapi yang mengherankan adalah hanya Yakub lah yang memiliki hati yang begitu bergelora untuk mengejar Tuhan. Hanya Yakub lah tertarik dengan perkara-perkara rohani.
Apa yang kita bisa pelajari?
Pertama, dampak dosa bisa begitu dahsyat! Bukan hanya mempengaruhi seseorang tetapi generasi ke generasi. Sungguh mengerikan. Kedua, lahir dan ada dalam keluarga atau gereja yang baik belum tentu ada jaminan bahwa otomatis mendapatkan warisan rohani. Benar-benar harus di renungkan dan di camkan! Ketiga, manusia punya “free will,” yang mana area ini tidak dapat diintervenbsi oleh Allah. Keempat, jadi punya gelora cinta atau kehausan akan hal-hal rohani adalah keputusan dan respon kita!
Salah satu gelora cinta yang Allah punyai adalah gelora untuk menjangkau jiwa-jiwa dan merebut jiwa-jiwa dari tangan kuasa gelap dan memasukkannya ke dalam kerajaan terang. Yohanes 3:16-17 mengatakan, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.” Allah merelakan meninggalkan kenyamananNya dan kemuliaanNya untuk menjangkau yang tersesat dan terhilang. Jiwa-jiwa adalah geloraNya. Dia mau lakukan apapun untuk selamatkan mereka. Dia bahkan berani habis-habisan untuk rebut mereka dari tangan iblis. Makanya Dia berani korbankan nyawaNya untuk menebus jiwa-jiwa. Bagaimana dengan Saudara? Tetanggamu, keluargamu, kampusmu dan sekolahmu menantimu! Ayo, jangkau jiwa berapapun harganya (diadaptasi dari kotbah Budi Prasetia di Fire Community Celebration tgl 25 Januari 2009).
Salah satu gelora cinta yang Allah punyai adalah gelora untuk menjangkau jiwa-jiwa dan merebut jiwa-jiwa dari tangan kuasa gelap dan memasukkannya ke dalam kerajaan terang. Yohanes 3:16-17 mengatakan, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.” Allah merelakan meninggalkan kenyamananNya dan kemuliaanNya untuk menjangkau yang tersesat dan terhilang. Jiwa-jiwa adalah geloraNya. Dia mau lakukan apapun untuk selamatkan mereka. Dia bahkan berani habis-habisan untuk rebut mereka dari tangan iblis. Makanya Dia berani korbankan nyawaNya untuk menebus jiwa-jiwa. Bagaimana dengan Saudara? Tetanggamu, keluargamu, kampusmu dan sekolahmu menantimu! Ayo, jangkau jiwa berapapun harganya (diadaptasi dari kotbah Budi Prasetia di Fire Community Celebration tgl 25 Januari 2009).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar