4.12.2009

Idealnya Komunitas Sel Harus Ada Apa?

Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan! Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus. Itulah yang kuusahakan dan kupergumulkan dengan segala tenaga sesuai dengan kuasa-Nya, yang bekerja dengan kuat di dalam aku.
Kolose 1:27-29
Ayo berkomunitas. Ayo masuk di dalam keluarga rohanimu. Kalau setiap kita belum masuk dan ada di dalam komunitas sel, saya mendorong untuk ambil keputusan dan masuk di dalam komunitas sel. Saya semakin menyadari bahwa hidup kita tak pernah bisa dilepaskan dari komunitas sel. Lepaskanlah atau larikanlah diri kita dari komunitas sel maka hidup kita akan mengalami kehancuran. Karena desain awal setiap kita adalah hidup berkomunitas. Oleh karena itu Alkitab berkata, “mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.” Orang-orang yang ada di dalam Kisah Para Rasul adalah para petobat baru! Mereka orang-orang yang baru menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat (KPR 2:38). Salah satu yang ditanam oleh rasul-rasul adalah hidup dalam persekutuan atau hidup dalam komunitas. Karena berkomunitas dan bersekutu adalah gaya hidup alamiah bagi orang yang percaya kepada Yesus Kristus.

Lalu, sebenarnya idealnya komunitas yang sehat harus ada apa? Rasul Paulus memberikan rahasianya di dalam Kolose 3:27-29. Ada lima hal yang Paulus sampaikan yaitu

Pertama, Kristus ada ditengah-tengah kamu, komunitas yang sehat dan kuat harus ada Kristus. Itu berarti pujian penyembahan yang kuat dan firman Allah dibagikan dengan kuat. Tanpanya komunitas sel tidak akan mengalami pertumbuhan. Kristus harus ditinggikan di tengah-tengah komunitas sel!

Kedua, Dialah yang kami beritakan, komunitas yang kuat harus ada kesaksian perubahan hidup yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat (Wahyu 19:10). Penginjilan harus menjadi gairah yang harus terus dilakukan oleh komunitas sel.

Ketiga, apabila tiap-tiap orang, komunitas yang sehat adalah komunitas yang selalu ada orang-orang baru (petobat baru). Oleh karena itu follow up jiwa baru harus menjadi kekuatan sebuah komunitas sel.

Keempat, kami nasihati dan kami ajari dalam segala hikmat, perhatian, fellowship, hubungan, nasehat, bagi hidup dan pemuridan adalah kekuatan berikutnya yang harus dimiliki oleh komunitas sel. Makan bersama seringkali dibutuhkan untuk merajut hubungan yang kental.

Kelima, memimpin tiap-tiap orang, kepemimpinan adalah faktor terakhir yang dibutuhkan oleh komunitas sel. Sebagai pemimpin komunitas sel seharusnya kita memimpin anak-anak rohani kita bertumbuh ke arah kepenuhan Kristus. Kalau ada kelas pengajaran – doronglah anggota komunitas sel kita mengikuti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar