4.12.2009

Ubah Lus Jadi Betel

Akulah Allah yang di Betel itu, di mana engkau mengurapi tugu, dan di mana engkau bernazar kepada-Ku; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negeri sanak saudaramu.
Kejadian 31:13

Yakub memulai kehidupan dengan cara yang tidak bagus. Hidupnya penuh lika-lika. Tipu sana tipu sini dan akhirnya hidupnya juga tertipu. Sungguh sebuah kehidupan yang mengenaskan. Tetapi yang ajaib dan luar biasa adalah hidupnya mencapai garis akhir. Dia mencapai dan menggenapi kehendak Allah di dalam hidupnya. Dahsyat sekali. Saya yakin kebanyakan hidup kita mirip bahkan ada kemungkinan hampir sama dengan kehidupan Yakub. Hidup yang penuh dengan tipu muslihat dan penuh dengan lika-liku. Hidup yang jauh dari perkenanan Tuhan. Tetapi kerinduan Tuhan adalah Dia mau meluruskan hidup kita sesuai dengan yang Dia mau sehingga setiap kita boleh mencapai garis akhir. Tahukah Saudara, Alkitab juga mencatat bahwa Yakub pun diluruskan oleh Tuhan, dalam Yesaya 44:2, disebutkan ada nama Yesyurun, artinya yang diluruskan Tuhan. Hanya dengan cara inilah Yakub bisa mencapai garis akhir dan memperoleh mahkota kemuliaan. Maukah kita diluruskan? Maukah kita dipaksa oleh Tuhan sehingga rencanaNya jadi dalam hidup kita? Maukah hati kita dicangkok oleh Tuhan sehingga hati yang taat ada di dalam hidup kita?

Bagaimana Mencapai Garis Akhir?
Saudaraku, dalam pelariannya, Yakub sampai di Lus dan beristirahat di sana. Setelah berjumpa dengan Tuhan, dia membuat sesuatu yang ilahi. Yaitu mengambil batu yang semula menjadi bantal, lalu menuang minyak pada batu tersebut dan menamakan tempat itu Betel (Kejadian 28:10-22). Inilah yang mengubahkan masa depan Yakub. Inilah yang menjadikan hidupnya berbeda, ia mengubah Lus menjadi Betel. Arti kata Lus adalah tidak ada artinya sedangkan arti kata Betel adalah rumah Allah yang dibangun. Hal yang sama harusnya bisa terjadi di dalam kehidupan kita! Syaratnya adalah ubahlah Lus jadi Betel! Artinya bangunlah hidupmu menjadi rumah Allah sehingga Allah tinggal. Apa yang akan terjadi kalau Allah tinggal? Kedahsyatan Tuhan akan menyertai kita, pemulihan akan kita terima, berkat dan perkenanan Tuhan akan ada di dalam kehidupan kita. Jikalau kita rindu hidup kita jadi Betel atau jadi rumah Allah maka bacalah firman Allah dengan teratur, bangunlah mezbah keluarga dengan teratur, berpuasalah dengan teratur, ikutlah peperangan rohani dengan teratur, datanglah komsel dan ibadah raya dengan teratur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar