Lukas 4:1
Kisah ini begitu menarik karena sekembalinya Yesus dari sungai Yordan serta merta di bawa oleh Roh Kudus masuk ke padang gurun. Padang gurun identik dengan proses pemurnian, proses pendewasaan dan proses ujian. Oleh karena itu, hal pertama yang setiap kita harus mengerti: adalah kehendak Roh Kudus setiap kita di bawa masuk ke dalam padang gurun. Padang gurun adalah sekolah terbaik dari Roh Kudus. Karena itu setiap orang percaya pasti akan di bawa masuk ke dalamnya. Melalui padang gurun setiap orang percaya akan diproses, dilatih dan dibentuk menjadi alat yang dahsyat di tanganNya (Lukas 4:14, 17-19). Kalau Yesus tidak dibawa masuk ke dalam padang gurun maka Dia tidak akan pernah mengalami “dalam kuasa Roh kembalilah Yesus dari padang gurun ke Galilea.”
Hal kedua yang setiap kita harus tahu: padang gurun bukanlah tempat pembuangan karena Roh Kudus benci kita! Sama sekali bukan! Justru padang gurun adalah tempat pemprosesan yang terbaik bagi pribadi-pribadi yang di kasihi oleh Allah. Buktinya adalah lihatlah peristiwa yang terjadi sebelum Yesus di bawa oleh Roh Kudus ke padang gurun. Sebuah peristiwa yang terjadi sebelum Yesus di bawa ke padang gurun adalah “sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan (Matius 3:16-17)." Dari ayat ini kita bisa menarik kesimpulan bahwa “mustahillah Yesus tidak dikasihi.” Jadi sangatlah benar justru pribadi-pribadi yang dikasihi oleh Allahlah yang dimasukkan ke dalam padang gurun atau ke dalam masa ujian. Tujuannya sangatlah jelas yaitu untuk menjadikan setiap kita rendah hati dan memiliki sikap bergantung penuh dengan Roh Kudus (Ulangan 8:2).
Hal ketiga yang setiap kita harus sadar: padang gurun adalah tempat kemenangan bukan kekalahan; tempat penyediaan bukan tempat kekurangan; tempat mukjizat bukan tempat kematian. Yesus mengalami baik kemenangan; penyediaan dan mukjizat! Bangsa Israel juga mengalami hal yang sama! Silahkan baca Ulangan 2-3:1-11; 8:2-4. Bukankah hal yang sama juga akan terjadi dalam hidup kita yang hari-hari ini dibawa Roh Kudus masuk ke dalam masa ujian? Hal terakhir yang setiap kita harus yakin: senjata utama melewati padang gurun adalah rhema (firman iman). Berkali-kali Yesus dicobai oleh iblis; namun pencoban-pencobaan itu bisa segera dipatahkan dan dihancurkan dengan firman yang diucapkan olehNya. Benarlah kebenaran firman yang mengatakan, “Dan mereka mengalahkan dia oleh … dan oleh perkataan kesaksian mereka.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar