4.16.2009

Gak Tuntas Nih!

Begitu komentar istriku. Ini adalah salah satu evaluasi yang dia berikan bagiku setelah 7 tahun kami menikah. Saya bersyukur untuk setiap masukan karena dari sanalah saya bisa belajar untuk jadi lebih baik. Seringkali dia melihat yang aku lakukan tidak tuntas … semisal membuka botol dan tidak menutupnya kembali.

Keberanian untuk saling memberikan masukan dibutuhkan bagi sebuah pernikahan yang kuat. Sekalipun daging seringkali tidak suka dan memberontak saat masukan diberikan namun semua itu dibutuhkan.

Saudaraku, ada banyak blind spot dalam hidup kita yang tak terlihat oleh kita (karena sudah mendarah daging dan jadi kebiasaan). Sebagai bahan permenungan, “pernahkah kita bisa melihat bagian belakang kepala kita tanpa alat bantu?” Sulit bukan? Tidak bisa bukan? Hal yang sama berlaku di dalam kehidupan kita! Butuh orang lain untuk melihat blind spot dan memberikan evaluasi bagi kemajuan pernikahan kita. Orang yang paling kompeten untuk mengevaluasi tentunya adalah pasangan kita.

Bagaimana dengan Saudara? Pernahkah mau duduk berdua dan berbicara dari ke hati dengan pasangan Saudara untuk melakukan check & re-check terhadap kesehatan pernikahan yang sudah dilewati? Bersediakah kita menerima evaluasi dari pasangan kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar