4.16.2009

Ayo Bangun Komunitas Selmu!

Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
Kisah Para Rasul 2:42


Komunitas sel bukanlah program! Komunitas sel ada bukan karena kita menganut tren gereja sel! Bahkan ini bukan sekedar metode penggembalaan! Tetapi komunitas sel adalah cara hidup yang ilahi dan dilahirkan oleh Roh Kudus. Gereja mula-mula (Kisah Para Rasul) menceritakan dengan jelas bahwa sewaktu Roh Kudus dicurahkan dan kebangunan rohani merebak; ternyata salah satu yang dipulihkan adalah gaya hidup berkomunitas. Jadi komunitas sel adalah orisinil dari Roh Kudus. Karena saat Roh Kudus bekerja di dalam hidup kita dan memulihkan hati kita; salah satu yang Dia kerjakan adalah menaruh kegairahan setiap kita untuk berkomunitas. Bagi yang belum masuk dalam komunitas sel, ayo bersama-sama masuk di dalam komunitas sel karena kedahsyatan Tuhan menantimu.


Jangan Datang Komsel Untuk Menuntut!

Kalau rindu komunitas sel kita alami kedekatan satu sama lain dan kehausan untuk bertemu satu sama lain maka setiap kita harus memiliki sikap hati MEMBERI bukan MENUNTUT. Datang ke pertemuan komunitas sel untuk memberi, untuk membangun dan untuk melayani satu sama lain. Alkitab mengatakan, “jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.” Jadi sewaktu kita datang ke komunitas sel maka setiap kita bisa membawa puji-pujian, membawa rhema dari firman Tuhan, membawa makanan atau snack untuk rekan-rekan komunitas sel, membawa senyuman dan perhatian, membawa alat musik, membawa kesaksian dan mukjizat yang kita alami selama seminggu. Kalau sikap hati ini ada di semua kita maka sebenarnya kita mengijinkan Tuhan melalui saya melayani orang lain dan mengijinkan Tuhan melayani saya melalui orang lain. Dan percayalah kegairahan dan keantusiasan ada di dalam komunitas sel kita. Akhirnya setiap kita akan menanti-nanti datangnya waktu untuk berkomsel.

"Tuhan melayani saya melalui orang lain; Tuhan melayani orang lain melalui saya!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar