5.01.2009

Penuai Berkualitas Kerajaan

Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Matius 28:18-20


Impartasi yang benar-benar top banget. Lugas, tajam, diurapi dan terpercaya. Pertemuan malam itu sungguh menyegarkan, meneguhkan arah dan membangkitkan iman. Bpk. Franky Utana dari GBI ROCK Bali menjelaskan dengan singkat bahwa setiap kita perlu melakukan evaluasi diri – Apakah kita sebagai pengkotbah sudah berkualitas kerajaan? Apakah kita sebagai pelajar sudah berkualitas kerajaan? Apakah kita sebagai suami atau istri dan sebagai ayah atau ibu sudah berkualitas kerajaan? Apakah kita sebagai businessman/woman sudah berkualitas kerajaan? Apakah kita sewaktu melayani sudah berkualitas kerajaan? Karena Tuhan tidak mau setiap kita hebat di dalam gedung gereja tetapi kacau sewaktu di market place! Tuhan rindu kita sebagai anak-anakNya menjadi perwakilan Kerajaan Allah dimana pun kita berada. Tuhan rindu setiap orang yang belum percaya bisa melihat kualitas dan buah yang unggul dari setiap anak-anakNya. Inilah yang disebut dengan prinsip Kerajaan Allah.

Hal berikutnya yang beliau sampaikan adalah sewaktu kita lahir baru - kita harus percaya bahwa Yesus ada di dalam kita! Artinya setiap kita berjalan dengan keyakinan bahwa segala kuasa di sorga dan di bumi ada di dalamku! Tidak ada yang perlu ditakutkan dan tidak ada yang perlu digentarkan!

Hal terakhir yang beliau sampaikan adalah pergi, jadi murid dan jadi teladan (Matius 28:18-20). Pergi itu berarti mau maju dan pergi ke next level. Tuhan mau setiap kita tidak berpuas diri tetapi yang Dia rindukan adalah aksi setiap kita harus kentara dan bisa dirasakan oleh orang yang belum percaya. Jadi inilah waktunya bagi kita untuk membuktikan pada dunia bahwa setiap kita anak-anak Kerajaan Allah. Tahukah bahwa bangsa ini membutuhkan transformasi dan perubahan. Mereka sedang menunggu anak-anakNya untuk bertindak. Murid itu berarti memiliki keputusan untuk menjadi dewasa. Tahukah untuk menjadi dewasa itu dibutuhkan proses dan keputusan (Matius 12:24). Untuk bisa menjadi dewasa dibutuhkan gesekan dan pembentukan dari orang lain (Amsal 27:17). Jdi untuk menjadi dewasa perlu ada yang menekan. Jadi teladan berarti mau memberi pengaruh! Dimana-mana rindu jadi terang dan garam. Jadi, kalau setiap kita mau bernilai – amalkan hal-hal yag diatas! Diinspirasi dari pertemuan Sepakat Bersama tanggal 28 April 2009.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar